Minggu, 14 Agustus 2016

Farid Savarudin

Dunia Hanya Sementara

Assalamualaikum

Keindahan dunia ini sering membuat kita lalai dan lengah, keindahan alam semesta ini nan serasa dan serasi laksana bidadari. Tak jarang membuat kita lupa bahwa dunia ini hanya persinggahan , bukan tempat yang abadi. Rasulullah sangat khawatir , cemas dan takut , dunia ini dengan segala keindahan dan gemerlap nya melalaikan umatnya.


Nabi Muhammad menegaskan bukan kesyirikan yang dia takuti terhadap umatnya ini, tetapi dunia ini dibentangkan , dibukakan untuk umatnya. Lalu manusia berlomba lomba untuk mengejar dunia tersebut, saling sikut kanan kiri tidak memperdulikan yang haram dan halal. Maka dunia kata rasul akan membinasakan kalian jika kalian memperebutkannya. Sebagaimana telah membinasakan yang terdahulu . Dunia ini yang membuat umat ini laksana buih-buih di lautan tercerai belai diterjang oleh gelombang, banyak tapi tidak memiliki kekuatan, banyak tetapi lemah sehingga musuh-musuh islam musuh-musuh kaum muslimin tidak lagi takut kepada mereka , padahal dahulu Allah berikan kemenangan untuk nabi kita Muhammad dan orang-orang yang setia mengikutinya .

Kemenangan dari jarak 1 bulan atas musuhnya tetapi karena cinta kepada dunia berlebih-lebihan, Allah hilangkan rasa takut dari hati musuh-musuh tersebut kepada umat islam, dan Allah timpakan di hati umat islam kelemahan.
Sahabat bertanya "apa itu kelemahan ya Rasulullah ?" dan rasul menjawab "Cinta kepada dunia ini dan takut kepada kematian".  
Kita merasakan segala kenikmatan dan kelezatan di muka bumi ini, tapi itu hanya jembatan untuk menuju akherat, ini adalah tempat bercocok tanam. Di akherat kita akan menuai.

Rasul pernah berkata "Hiduplah didunia seolah-olah anda itu asing, tidak akan menetap lama di dunia itu, atau anda sedang dalam perjalanan, atau menyebrang jalan".  Anda punya tujuan dunia ini hanya persinggahan, seperti anda kelelahan dan berteduh dibawah sebuah pohon, setelah rasa letih itu hilang, anda terus kembali melanjutkan perjalanan agar sampai kepada tujuan.
Mari kita teladani nabi kita Muhammad "Ambil dari dunia apa yang bisa menjadi bekal bagi kita untuk menuju Allah"  Jangan perberat pundak anda dengan segala kelezatan kenikmatan,yang haram , mubah berlebih-lebihan sehingga memberatkan anda untuk melangkah menuju Allah.
Mudah-mudahan kita bisa sampai ke perjalanan yang kita tuju , dan dengan demikian Allah mengembalikan kekuatan umat islam di dunia dan di akhirat 

Wassalamu'alaikum




Farid Savarudin

About Farid Savarudin -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :